Data dan Fakta Jelang Final Liga Europa Malam ini


Stockholm - Ajax akan berduel dengan Manchester United untuk memperebutkan trofi Liga Europa 2016/2017. Ada sejumlah data dan fakta menarik menuju laga tersebut.

Ajax dan MU akan bertarung di Friends Arena, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB di partai puncak Liga Europa musim ini. Ini merupakan pertemuan kelima antara kedua tim di kompetisi Eropa, dengan masing-masing meraih dua kemenangan.

Tapi jika sebelumnya selalu bertemu di pertemuan dua leg, kali ini Ajax dan MU cuma akan bertarung di laga satu kesempatan saja.

Ada sejumlah data dan fakta menarik terkait pertemuan kedua tim ini, sebagaimana dirangkum Soccerway dari Opta.

- Ajax tampil di final kompetisi Eropa untuk kali pertama sejak kekalahan dari Juventus di final Liga Champions 1995/1996. Kala itu Ajax kalah dalam drama adu penalti.

- Ajax dan MU sudah bertemu empat kali di final kompetisi Eropa sebelumnya, berbagi dua kemenangan. Masing-masing meraih kemenangan dalam pertemuan babak pertama di Piala UEFA 1976/1977 silam, kemudian berulang di babak 32 besar Liga Europa 2011/2012, meski MU lolos di dua kesempatan itu dengan keunggulan agregat.

- Marcus Rashford sudah terlibat langsung di empat gol terakhir MU di Liga Europa, dengan dua gol dan dua assist. Sementara Hakim Ziyech mencatatkan empat assist di tiga penampilan terakhir untuk Ajax di kompetisi ini.

- Jose Mourinho sudah memenangi seluruh enam pertemuan dengan Ajax sebagai pelatih. Kemenangan-kemenangan itu semuanya dipetik di ajang Liga Champions kala menangani Real Madrid.

- Hanya Patrick Kluivert dan Ton Blanker (7 gol) yang mencetak gol lebih banyak dari Kasper Dolberg (6 gol -- sejauh ini) sebagai remaja yang tampil untuk Ajax di kompetisi Eropa.

- MU melaju tak terkalahkan di 10 pertandingan di Liga Europa, memenangi tujuh dan berimbang tiga kali. Mereka cuma kebobolan empat kali dalam periode tersebut.

- Tidak ada pemain yang mencatatkan lebih banyak percobaan tepat sasaran musim ini di Liga Europa ketimbang Bertrand Traore (16). Dia sudah terlibat langsung dalam terciptanya delapan gol Ajax di Liga Europa musim ini, hanya kalah dari pemain Zenit St. Petersburg Giuliano (14).

- Final Liga Europa kali ini akan berlangsung tepat 22 tahun setelah Ajax memenangi trofi kompetisi Eropa pertamanya dengan mengalahkan AC Milan di final Liga Champions 1995. Laga itu melibatkan ayah Justin Kluivert yakni Patrick, dan ayah Daley Blind yakni Danny.

- Laga final ini akan jadi laga ofisial ke-56 untuk Ajax di musim ini, sebuah rekor untuk klub tersebut.

- Amin Younes sudah mencatatkan dribel sukses terbanyak di Liga Europa musim ini dengan 73 dribel. Jumlah ini bahkan lebih banyak dari total dribel sukses yang dicatatkan dua pemain terbaik berikutnya di kategori itu, Paul Pogba (37) dan Traore (31).

'Final Liga Europa Sepenting Final Liga Champions 1999 bagi MU'


Manchester - Manchester United menghadapi laga penting saat melawan Ajax di final Liga Europa tengah malam nanti. MU diingatkan dengan konsekuensi-konsekuensi kalau sampai gagal juara.

Pertandingan MU kontra Ajax akan digelar di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB. Bagi MU secara khusus, titel juara akan menawarkan jalan menuju Liga Champions musim depan setelah gagal finis empat besar di Premier League.

Legenda MU, Dwight Yorke, bahkan menilai final ini sama besarnya dengan final Liga Champions 1999. Saat itu, 'Setan Merah' berjuang mendapatkan trofi terakhir untuk mewujudkan treble winner melawan Bayern Munich.
"Pertandingan ini sepenting final tahun 1999, tapi untuk alasan yang berbeda. Saat itu kami menciptakan sejarah, mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan orang-orang di klub sebelumnya," ungkap Yorke kepada 888sport, yang diwartakan Mirror.

"Tapi dalam hal meletakkan landasan-landasan dan langkah maju ke depan bagi klub yang belum melakukan apapun di Liga Champions selama tiga musim. Jadi ini sangat krusial."

MU finis di bawah keenam di bawah Tottenham Hotspur [2], Manchester City [3], Liverpool [4], dan Arsenal [5]. Gengsi pun dipertaruhkan MU terlebih setelah Spurs, yang merupakan kekuatan baru di peta sepakbola Inggris, serta Liverpool sang rival berat mampu menembus kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa.
"Melihat tim-tim seperti Liverpool dan Spurs berada di Liga Champions dan bukannya Manchester United akan menjadi sebuah pukulan telak bagi klub. Mereka gagal di Premier League dan sekarang ini adalah pertandingan yang super penting untuk United," lanjut Yorke.

"Pentingnya laga ini lebih daripada hal lain karena akan menentukan klub untuk mendatangkan para pemain terbaik dan itu adalah sesuatu yang perlu mereka lakukan. United sudah empat musim tidak memenangi liga dan bagi klub dengan standar seperti mereka, ini sama sekali tidak bisa diterima mengingat uang yang sudah dibelanjakan di musim ini, kegagalan ke Liga Champions akan terasa sangat pahit."

Prediksi Bola Hari Ini Ajax vs Manchester United 25 Mei 2017


Informasi yang dikumpulkan OLE777Indonesia sebagai Portal Berita Bola dan Olahraga Terkini, bahwa laga final Liga Eropa akan menyajikan pertarungan sengit antara Ajax vs Manchester United yang akan berlangsung di Friends Arena (25/05).

Ajax tentunya akan bermain maksimal. Tim asuhan Peter Bosz sedang dalam performa yang terbaik yang percaya diri akan merebut trofi di laga final Liga Eropa nanti.

Manchester United sendiri berusaha berusaha tampil maksimal dimana striker andalannya Zlatan Ibrahimovic tidak dapat bermain akibat cedera yang dialaminya. Wayne Rooney sendiri akan turun dan dipasangkan sebagai Penyerang terbaiknya.

Berikut OLE777Indo tampilkan statistik kedua tim:

Head to head
24 Februari 2012
Manchester United
1-2
Ajax
17 Februari 2012
Ajax
2-0
Manchester United

Lima pertandingan terakhir Ajax
23 April 2017
PSV
1-0
Ajax
04 Mei 2017
Ajax
4-1
Olympique Lyonnais
07 Mei 2017
Ajax
4-0
Go Ahead Eagles
12 Mei 2017
Olympique Lyonnais
3-1
Ajax
41 Mei 2017
Willem II
1-3
Ajax

Lima pertandingan terakhir Manchester United
07 Mei 2017
Arsenal
2-0
Manchester United
12 Mei 2017
Manchester United
1-1
Celta de Vigo
14 Mei 2017
Tottenham 
2-1
Manchester United
18 Mei 2017
Southampton
0-0
Manchester United
21 Mei 2017
Manchester United
2-0
Crystal Palace

Dari hasil statistik diatas dapat dilihat Ajax memiliki performa lebih baik dari lima pertandingan terakhir dan hasil imbang untuk H2H. Manchester United mengalami dua kekalahan dan dua seri sehingga hanya mengkoleksi satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.

Prediksi bola hari ini OLE777Indonesia memilih Manchester United yang akan keluar sebagai juara Liga Eropa musim ini dengan skor akhir 3-1 atas Ajax. Manchester United bakalan habis-habisan mengeluarkan semua kemampuan melawan Ajax untuk meraih trofi.

Prediksi Line Up


Ajax : K Vermeer, J Vertonghen, T Alderweireld, D Koppers, R Van Rhijn, M Sulejmani, S De Jong, N Lodeiro, V Anita, C Eriksen, A Ozbiliz.


Manchester United : David de Gea, Darmian, Blind, Jones, Valencia, Fellaini, Herrera, Pogba, Lingard, Rasford, Rooney.

Ajax Lolos ke Stockholm setelah di Bantai 3 - 1 oleh Lyon


Ajax Amsterdam akan menantang Manchester United pada final Liga Eropa setelah klub asal Belanda itu menyingkirkan wakil Prancis, Olympique Lyon, di Lyon, Jumat dinihari WIB. Pada laga Ajax dikalahkan Lyon 3-1, namun tetap lolos ke final yang dengan kemenangan agregat 5-4.

Ajax selanjutanya akan bertemu Manchester United dalam laga final di Stockholm, Swedia, pada 25 Mei WIB. MU lolos dengan menyingkirkan Celta Vigo berkat skor agregat 2-1.

Pada laga ini, aroma kemenangan Ajax sudah terlihat saat Kasper Dolberg mencetak gol tandang pada menit ke-27 meneruskan bola operan Amin Younes.

Namun pada akhir babak pertama, Lyon membalasnya lewat dua gol yang dicteak Alexandre Lacazette. Gol pertama Lacazette diciptakan pada menit ke-45 melalui eksekusi tendangan penalti menyusul pelanggaran De Ligh.

Satu menit kemudian, Lacazette kembali menggetarkan jaring gawang Ajax setelah menerima umpan Nabil Fekir. Skor 2-1 untuk keunggulan Lyon bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Lyon tidak mengendurkan serangan. Lacazette yang merancang serangan bersama Nabil Fekir kembali mengancam gawang Ajax yang dijaga Onana pada menit ke-76, namun tidak berbuah gol.

Rachid Ghezzal yang masuk menggantikan Valbuena akhirnya mencetak gol ketiga Lyon pada menit ke-81 setelah mendapatkan umpan dari Maciej Ribus.

Ajax dalam tekanan setelah bek Viergever diusir wasit pada menit 84. Namun Lyon gagal memanfaatkan momentum tersebut dan skor 3-1 (agregat 4-5) untuk kemenangan Ajax bertahan hingga laga usai. Ajax pun memastikan diri lolos ke final Liga Eropa meski kalah.

Susunan pemain:
Lyon (4-2-3-1): Lopes; Rafael, N'Koulou, Diakhaby, Morel; Tolisso, Gonalons; Cornet, Fekir, Valbuena; Lacazette.

Ajax (4-3-3): Onana; Veltman, Sanchez, De Ligt, Viergever; Klaassen, Schone, Ziyech; Traore, Younes, Dolberg.