Cara Custom Domain Blogger Dengan Cloudflare


Cara Custom Domain Blogger TLD Indonesia Dengan Cloudflare
Kenapa harus melakukan custom domain dari pihak lain alasannya karena biasanya jika anda menggunakan domain TLD indonesia seperti "my.id,id,web.id,co.id,sch.id" dan lainnya tidak di berikan akses untuk melakukan managed DNS untuk melakukan pointing domain blogspot.com ke domain indonesia yang telah anda registrasi . 
Cloudflare adalah salah satu layanan CDN gratis yang bisa kita mnfaatkan untuk managed DNS jika anda membeli/menyewa domain tanpa di berikan layan custom domain selain bisa untuk manged DNS cloudflare juga masih memiliki kelebihan yang membuat blog kita semakin ringan jika di akses.
Cara Custom Domain Blogger Menggunakan Cloudfare
#1 . Silahkan anda login ke blogger.com kemudian pilih blog yang akan anda ganti nama domainnya
#2 . Pilih Stelan" > "Dasar" kemudian anda pilih "Siapkan URL pihak ke-3 untuk blog Anda" masukan nama domain yang akan di gunakan www.thenextweb.my.id jangan lupa anda juga harus menambahkan www
#3 . Catat CNAME DNS  record yang muncul kemudian anda buka browser di tab baru untuk menjudu www.cloudflare.com
#4 . Silahkan lakukan registrasi akun cloudflare dan jangan khawatir ini gratis kok jika sudah memiiki akun cloudflare langsung login
#5 . Pilih menu add site di bagian atas kemudian masukan domain yang akan di rekam dns nya pada kolom kosong yang tersedia selanjutnya klik begin scan


#6 . Setelah prosses scaning selesai selanjutnya klik continue setup untuk melanjutkan 


#7 . Setelah melakukan langkah di atas selanjutnya setting seperti gambar berikut dengan masukan host ip dalam kolom ip

  1. Setting menjadi "A"
  2. Masukan nama domain misal "thenextweb.us"
  3. Selanjutnya masukan ip default google
    Advertiser
    216.239.32.21
    216.239.34.21
    216.239.36.21
    216.239.38.21
     
  4. masukan satu baris host ip setiap add record sehingga menjadi seerti gambar



#8 . Selanjutnya masukan CNAME record yang telah kita catat dari dasboard blogger.com menjadi seperti pada gambar dan setting "A" menjadi "CNAME"


#9 . Setelah selesai kemudian catat dua "NAME SERVER" Cloudflare




#10. Selanjutnya anda login ke panel domain anda kemudian masukan nameserver cloudflare pada nameserver dalam panel domain anda kemudian update nameserver


#11 . Setelah anda selesai update nameserver tunggu sampai proses propagasi selesai sinkronasi nya akan memakan waktu kurang lebih 1-24 jam selanjutnya anda masuk ke dasboard blogger kemudian masukan nama domain yang akan di setting pada blog kemudian save jika anda masih mendapat error  "kami tidak dapat memverifikasi otoritas anda untuk domain ini",cara mengatasinya anda hanya harus menunggu prosses propagasi DNS sampai selesai
 

Tambahan 
 
Cara di atas juga bisa di lakukan untuk mempercepat proses loading blog atau web dengan menggunkan managed DNS dari cloudflare.
Sekian, dan Terimakasih~

Apa Bedanya Cloud Server, VPS dan Web Hosting ?

Hasil gambar untuk Apa Bedanya Cloud Server, VPS dan Web Hosting ?

Mungkin anda bingung dengan beberapa istilah tersebut. Atau anda sedang mencari suatu layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis online anda terutama di Indonesia, lalu anda menemukan di mesin pencari berbagai penawaran dengan istilah seperti Cloud Server, VPS dan Web Hosting. Apa bedanya dan bagaimana menyesuaikan dengan kebutuhan anda, bahkan sebaiknya anda berhati-hati jangan hanya karena murah namun akhirnya tidak sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan. Berikut ini adalah penjelasan yang semoga dapat membantu anda lebih memahami istilah dari produk tersebut.

Web Hosting
Web hosting adalah layanan yang menyewakan space untuk aplikasi berbasis web milik anda, dimana anda bisa menggunakan nama domain yang anda miliki untuk diarahkan ke aplikasi tersebut. Biasanya anda diberikan fasilitas manajemen untuk aplikasi anda seperti upload / download file untuk webnya maupun databasenya. Platform yang disediakan bervariasi, biasanya PHP dan database mySQL. Selain itu anda juga umumnya diberikan akun email dengan domain anda oleh penyedia layanan. Layanan ini memiliki harga paling mura. Namun memiliki keterbatasan hanya pada platform yang disediakan. Selain itu umumnya penyedia layanan hanya menyediakan 1 fisik server yang dishare bersama pelanggan lain untuk menekan harga jual. Jadi kualitas layanan juga terbatas dengan kondisi tersebut.
VPS (Virtual Private Server)
VPS adalah layanan yang menyewakan server virtual, bedanya dengan web hosting adalah anda memiliki kebebasan menentukan sistem operasi dan platform yang anda gunakan sehingga anda dapat mengoptimalkan layanan bisnis online anda. Layanan ini harganya umumnya sedikit di atas web hosting. Namun VPS tidak bisa mengakomodir kebutuhan koneksi privat antar server. Jadi ketika anda membutuhkan konfigurasi yang lebih optimal untuk security dan keandalan web online anda VPS tidak bisa lagi memenuhi. Harap anda berhati-hati juga dengan layanan VPS yang karena umumnya infrastrukturnya hanya terdiri dari 1 server fisik yang di share dengan software virtualisasi sehingga bisa menampung banyak guest OS. Artinya secara kualitas tidak berbeda dengan web hosting, kelebihannya hanya anda memiliki kebebasan menentukan OS dan platformnya saja.
Cloud Server
Teknologi cloud berbeda dengan 2 di atas. Teknologi cloud memungkinkan beberapa server dijadikan “satu” berfungsi sebagai storage (disk virtual), beberapa server lain (Host) di”satu”kan berfungsi sebagai computing node (CPU virtual). Diatas platform cloud tersebut bisa berjalan beberapa server virtual (Guest). Teknologi cloud juga memungkinkan sekumpulan server virtual (Guest) membentuk suatu network VLAN seperti layaknya server-server fisik yang terhubung dengan LAN. Dimana tiap pelanggan memiliki secure VLAN masing-masing yang tidak bisa saling memasuki. Sehingga aplikasi business online anda terutama di Indonesia, yang membutuhkan konfigurasi beberapa server dapat di akomodir oleh layanan cloud server. Selain itu layanan Cloud Server memberikan anda kemudahan menaikan atau menurunkan resource server anda seperti jumlah Core CPU, maupun jumlah RAM sesuai kebutuhan anda atau biasa disebut On Demand. Anda layak berhati-hati jika ada layanan mengaku Cloud Server terutama di Indonesia tapi tidak bisa memberikan fasilitas On Demand karena teknologi ini yang membedakan dengan VPS. Pada layanan Cloud, Anda juga masih bisa berlanganan 1 server, dengan konsekuensi harga sedikit mahal namun kualitas tentu saja lebih baik karena infrastrukturnya terdiri dari beberapa server yang saling membackup.