Perbedaan Blender Render Dengan Cycles Render


Logo 3d blender
Hai jumpa lagi dengan saya, di artike kali ini saya akan menuliskan tentang perbedaan blender render dengan cycles render. Memang kedua nya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika di lihat dari hasil render memang untuk yang cycler lebih bagus dan terlihat nyata ( namanya juga cycles), sedangkan yang blender render terlihat agak kasar dan tidak enak di pandang. Tetapi jika kalian pandai dalam memainkan dan menganimasikan animasi anda di blender render maka hasil render pun bisa terlihat bagus (tergantung dari bagai mana anda menguasai 3d blender).

Seperti yang saya katakan di atas, bahwa blender render dan cycles render memiliki kelebihan serta kekuranganya masing-masing. Berikut saya jelaskan kelebihan dan kekurangan dari keduanya.

===========
Blender render:
===========

Kelebihan;
1. Lebih ringan untuk proses rendering nya.
2. Mudah untuk di pahami dan di pelajari.
3. Sangat simpel tetapi hasil nya lumayan.

Kekurangan;
1. hasil render kurang baik, tidak terlihat real/nyata.


==========
Cycles render:
==========

Kelebihan;
1. Hasil render sangat baik dan real/nyata.
2. Dapat membuat object terlihat nyata seperti aslinya / hampir seperti aslinya.
3. Dapat menyunting texture dan warna menggunakan tools NODE EDITOR.

Kekurangan;
1. Kecepatan render nya sangat lama.
2. Membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang menengah keatas agar kecepatan render menjadi
    lebih cepat.

Dan untuk perbedaan lainya adalah perbadaan sumber pencahayaanya. Jika kalian menggunakan blender render maka cahaya yang dapat di gunakan adalah lampu, sedangkan Cycle render adalah Object yang di buat bersinar.

Perbedaan terakhir adalah, Blender render menggunakan sistem kerja scanline render sedangkan Cycles render menggunakan  sistem kerja raytracing. Perbadaan dari kedua sistem kerja tersebut adalah jika scanline, saat kalian melakuka render maka bagian object yang tidak terkena cahaya maka akan terlihat gelap sedangkan sistem kerja raytracing pada saat kalian merender maka hasil nya adalah bagian object yang jika menggunakan blender render terlihat gelap maka akan menjadi sedikit terang di karnakan pantulan cahaya. Sekian saja arikel ini, semoga bermanfaat. Sampaikan saran dan pendapat anda di komentar, TERIMAKASIH.

Cara Memberikan Texture Di Blender

Selamat datang para calon animator, kali ini Belajar blender akan memberi tutorial dasar. Tutorial ini sangat lah mudah dan menarik untuk di pelajari. Untuk pemulaan kita akan mengunakan mode render di Blender render, bukan Cycles render. Untuk tutorial 3d blender nya akan saya tuliskan di bawah ini.

Logo 3d blender



1. Buka software 3d blender kalian.
2. Hapus saja objek kotak dan ganti dengan objek lantai(planes) dengan cara menekan tombol
    ( SHIFT + A  kemudian di bagian mesh pilih objek planes).
3. Siapkan dulu texture nya dengan cara mendownload dulu jika belum ada texture.
4. Scale objek nya dengan menekan tombol S, Scale sesuai kebutuhan saja.
5. Klik matrial dan klik lagi tombol +   >==> untuk contoh nya ada di bawah.

    

" JIKA KALIAN BERTANYA-TANYA KENAPA HARUS MENAMBAH MATERIAL, 
   BUKANYA HARUS KE TEXTURE"

Jawabanya adalah, karna jika kalian ingin menanamkan texture ke objek kalian juga harus menambah material sebagai warna dasarnya.

" APA FUNGSI WARNA DASAR DI MATERIAL UNTUK TEXTURE YANG AKAN KITA
   PASANG"

Jawaban nya adalah, karna warna dasar di material itu hanyalah sebuah media untuk menanamkan texture, Karna bila tidak ada warna material dasar nya maka texture juga tidak bisa di tanam ke objek kalian.

6. Setelah warna dasar di tambahkan, sekarang waktunya ke bagian material yang berada tepat di samping
    dari tools material. Klik saja bagian material nya dan klik NEW.

7. Yang semula bertuliskan cloud, ganti saja ke image or movie dan klik open. Contohlah gambar di bawah
     ini.

    

" setelah meng-klik open, kalian tinggal cari saja texture yang telah kalian dowload dan klik open di bagian
  kanan atas"

8. Setelah itu kalian render saja hasil animasi kalian dengan cara menekan tombol F-12.

Sekian saja tutorial pada artikel ini, saya harap kalian semua yang membaca artikel ini bisa menerapkan tutorial ini dengan cara kalia sendiri dan semoga bermanfaat untuk kalian.